REFLEKSI NUZULUL QUR’AN : UMAT SEMAKIN JAUH DARI NILAI-NILAI AL-QUR’AN - BERITA MURIA
Berita Terkini :
Home » , » REFLEKSI NUZULUL QUR’AN : UMAT SEMAKIN JAUH DARI NILAI-NILAI AL-QUR’AN

REFLEKSI NUZULUL QUR’AN : UMAT SEMAKIN JAUH DARI NILAI-NILAI AL-QUR’AN

Written By Unknown on Kamis, 02 Juli 2015 | 23.51


BeritaMuria.com. Salah satu keistimewaan bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya al-Quran. Setiap tahunnya, umat Islam memperingatinya dengan satu peringatan yang terkenal dengan istilah Nuzulul Qur’an.
Istilah Nuzulul Qur’an berasal dari bahasa Arab, terdiri dari dua kata, yaitu Nuzul”, yang mempunyai arti ”turun” dan/atau ”maqam yang yang tinggi” dan ”al-Qur’an”, yakni al-Qur’an (bacaan). Jadi, secara harfiah Nuzulul Qur’an artinya turunnya al-Qur’an.
Dalam beberapa ayat al-Qur’an dijelaskan bahwa sebelum al-Qur’an berbentuk menjadi ayat/teks/lapazh dalam mushaf/kitab, eksistensi al-Qur’an telah ada di maqam yang tinggi di sisi Allah swt. Artinya, bahwa al-Qur’an ini mempunyai satu eksistensi yang berada dalam maqam yang tinggi, yang dari sanalah dia diturunkan.
Al-Qur’an yang dibaca umat Islam tidak turun begitu saja dari langit, tetapi merupakan kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara wahyu, yang diturunkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun.
Adapun tanggal 17 Ramadhan yang selama ini dijadikan sebagai peringatan Nuzulul Qur’an, erat kaitannya dengan ayat al-Qur’an yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, yaitu surat al-‘Alaq ayat 1-5. Ayat tersebut diturunkan ketika Rasulullah saw berada di Gua Hira’ , yaitu sebuah gua di Jabal Nur, yang terletak kira-kira tiga mil dari kota Mekah.
Mengetahui makna dan hakikat Nuzulul Qur’an merupakan hal penting yang harus diketahui umat Islam. Tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana menjadikan al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam kehidupan manusia.
Persoalan inilah yang menjadi keprihatinan sekaligus perhatian kita bersama. Mengingat realitas kehidupan umat Islam (sebagai umat mayoritas di Indonesia) dari hari kehari semakin jauh dari al-Qur’an.

Merupakan kewajiban setiap orang yang mengaku dirinya muslim untuk senantiasa menjadikan al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam kehidupanya di dunia. Wallahu a’lam. (Wkt)
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
If you enjoyed this article just
click here
, or subscribe to receive great content just like it.




 
Support : Creating Website | Maestro Template | BM Template
Proudly powered Admin
Copyright © 2015. BERITA MURIA - All Rights Reserved

Daftar Kunjung
Template Design by Creating Website Published by Maestro Template